Kapolda Jateng Janji Transparan di Kasus Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati

Published By Admin | Pada: Selasa 11 Jun 2024 18:32 WIB

Selamat datang kembali di situs web kami! Di web ini, kami akan memberikan update terbaru tentang Kapolda Jateng Janji Transparan di Kasus Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengetahui Berita-berita Terupdate Terkini! Kami akan memberikan informasi yang akurat dan terpercaya tentang Berita hari ini. Segera saksikan video ini untuk mengetahui apakah berita ini yang anda cari pada hari ini! Jangan lupa untuk subscribe, like, dan bagikan video ini agar Anda tidak ketinggalan brita setiap harinya. Terima kasih telah menonton!Kapolda Jateng Janji Transparan di Kasus Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati
Kapolda Jateng Janji Transparan di Kasus Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati

JAKARTAINEWS.COM, SOLO–Polda Jawa Tengah menegaskan akan mengusut tuntas terkait kasus tewasnya bos rental karena diamuk massa di kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi ketika kunjungan tiga pilar di kabupaten Magelang, Selasa (11/6/2024).

"Prinsip, sudah kita perintahkan jajaran, hukum harus ditegakkan ...nggak usah khawatir ini akan transparan tidak ada yang kita tutup tutupi. Tentu dengan metode metode crime investigasi yang kita lakukan," kata Luthfi,. 

Luthfi mengatakan bahwa hingga kini sudah ada 35 saksi yang telah diperiksa. Ia juga mengaku sudah mengantongi nama yang diduga jadi tersangka tambahan. 

"Sekarang sudah berkembang hampir 35 saksi kita periksa dan tersangka sudah ada di kantong kita. sekarang masih udah dalam upaya paksa dimulai satu orang dan akan bertambah lagi," katanya. 

Seperti diketahui, polisi sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka. Ketiga tersangka tersebut yakni EN (51 tahun), BC (37), dan AG (34) dan satu pelaku yang tambahan yang ditangkap hari ini.  Luthfi juga mengimbau masyarakat agar kejadian main hakim sendiri tidak terulang kembali. Ia meminta masyarakat untuk melaporkan informasi sekecil apapun kepada pihak kepolisian. 

"Terakhir saya imbau kepada masyarakat agar tidak terulang kembali pada kasus yang sama artinya kegiatan main hakim sendiri. Informasi sekecil apapun lapor ke kita sehingga tidak menyalahi hukum itu sendiri itu, masyarakat bantu kita dalam ketertiban di masyarakat dengan cara melapor kejadian sekecil apapun tidak boleh main hakim sendiri hukum harus ditegakkan," katanya. 

 

Tag:
berita terbaru hari ini,berita hari ini,berita terkini,berita terbaru,berita kompas,berita,berita kompastv,viral hari ini,portal berita video,berita video,prabowo terbaru hari ini,republika mahasiswa,jakarta,pilpres 2024 terbaru hari ini,prabowo gibran terbaru hari ini,berita indonesia,berita viral,24tahun republika,republika,milad republika,berita hangat,berita politik,berita politik indonesia terbaru,#jakarta,tv berita,berita update, Minggu 16 Juni 2024
Berita Terkait