Menkes Segera Sahkan RPP Kesehatan, Ini Respons Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat

Published By Admin | Pada:

Selamat datang kembali di situs web kami! Di web ini, kami akan memberikan update terbaru tentang Menkes Segera Sahkan RPP Kesehatan, Ini Respons Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengetahui Berita-berita Terupdate Terkini! Kami akan memberikan informasi yang akurat dan terpercaya tentang Berita hari ini. Segera saksikan video ini untuk mengetahui apakah berita ini yang anda cari pada hari ini! Jangan lupa untuk subscribe, like, dan bagikan video ini agar Anda tidak ketinggalan brita setiap harinya. Terima kasih telah menonton!Menkes Segera Sahkan RPP Kesehatan, Ini Respons Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat
Menkes Segera Sahkan RPP Kesehatan, Ini Respons Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan akan segera disahkan dalam waktu dekat.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) KH Sarmidi Husna menilai, sepanjang pembahasan RPP pelaksanaan UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan pasal Pengamanan Zat Adiktif kurang melibatkan partisipasi publik secara luas dan berimbang.

BACA JUGA: Pedagang Resah Soal Pelarangan Zonasi Penjualan Rokok dalam RPP Kesehatan
BACA JUGA: Pedagang Resah Soal Pelarangan Zonasi Penjualan Rokok dalam RPP Kesehatan
BACA JUGA: Gantung Nasib Pekerja, Buruh Minta Dilibatkan Penyusunan RPP Kesehatan
BACA JUGA: RPP Kesehatan Larang Iklan Rokok, Produk Ilegal Dapat Keuntungan

Baca Juga

"P3M meminta Menteri Kesehatan agar mengeluarkan pasal-pasal terkait Pengamanan Zat Adiktif dari draft RPP Kesehatan yang ada, karena selain bertentangan dengan UU Kesehatan, UU Pembentukan Peraturan Perundang Undangan, UU Perkebunan, dan putusan Mahkamah Konstitusi, juga berpotensi mematikan kelangsungan ekosistem dan tata niaga pertembakauan," ujar Sarmidi, melalui keterangan tertulis, Rabu (10/07/2024).