Koordinator Bonek Mania Sebut Pihaknya Tidak Terlibat Insiden Kanjuruhan: Suporter Persebaya Tidak Datang

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 38 kali

PIKIRAN RAKYAT – Insiden kerusuhan yang terjadi usai laga pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022 itu disayangkan oleh banyak pihak.

Pasalnya, insiden tersebut membikin 187 orang meninggal bumi dan mengalami luka-luka. Lebih disayangkannya lagi, insiden itu bermula dari rasa kekesalan sejumlah oknum Aremania lantaran Arema FC dinyatakan kalah melawan Persebaya Surabaya.

Sejumlah oknum Aremania itu pun turun ke lapangan pertandingan hingga membikin pihak Kepolisian melepaskan gas air mata sebagai bentuk upaya untuk mencegah kerusuhan.

Namun, hal tersebut malah membikin suasana di Stadion Kanjuruhan semakin tak terkendali hingga ratusan nyawa pun melayang.

Baca Juga: Borok Masa Lalu Rizky Billar Terungkap Lewat Jejak Digital, Netizen: Pentingnya Tau Bibit Bobot Bebet

Terkait hal itu, suporter Persebaya alias Bonek Mania turut menanggapi insiden kerusuhan yang terjadi usai laga pertandingan antara klub bola favoritnya melawan klub bola asal Malang, adalah Arema FC.

Berdasarkan keterangan dari koordinator suporter Bonek Mania Husin Ghazali mengaku bahwa pihaknya turut menyesalkan kejadian tersebut.

Ia beranggapan bahwa kemenangan Persebaya tak ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan ratusan nyawa yang melayang.

“Kami sangat menyesalkan dan prihatin atas kejadian ini. Semoga menjadi terakhir insiden seperti ini,” katanya Minggu, 2 Oktober 2022.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 187 Orang, Liverpool, Manchester United, hingga Manchester City Sampaikan Dukacita

Lebih lanjut, Husin Ghazali pun memastikan bahwa Bonek Mania tak ada yang terlibat dalam insiden kerusuhan tersebut.

“Kalau Arema tuan rumah maka suporter Persebaya sepakat tak datang, begitu juga sebaliknya. Kalau Persebaya yang tuan rumah maka suporter Arema tak ke Surabaya. Ini sudah menjadi kesepakatan bersama,” ujarnya.

Masih dari keterangan Husin Ghazali, ia juga turut berharap agar insiden tersebut dapat membikin sejumlah pihak melakukan penilaian dan perbaikan demi kenyamanan para pecinta bola.

“Harus ada penilaian dari seluruh pihak untuk berbenah demi kebaikan bersama,” ucapnya.

Baca Juga: Berikan Penghormatan Terakhir, Aremania Gelar Aksi Tabur Bunga di Wilayah Stadion Kanjuruhan

Sementara itu, suporter Arema FC, Aremania pun menggelar aktivitas tabur kembang di depan patung singa Stadion Kanjuruhan Malang sebagai bentuk duka cita mereka terhadap ratusan orang yang tewas dalam kerusuhan tersebut.

"Kami berduka cita atas meninggalnya saudara-saudara kami, Aremania saat kejadian tadi malam (1/10). Semoga amal ibadah diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tuturnya.

Adapun, aktivitas tabur kembang yang dilakukan oleh Aremania tersebut juga merupakan bentuk penghormatan terakhir untuk korban yang gugur usai menonton pertandingan klub kesayangan mereka.

"Kami dari Aremania, tak ada Aremania A, Aremania B," katanya.

"Kami sedih, tak tahu harus melakukan apa. Akhirnya kami melakukan tabur kembang untuk menghormati yang telah gugur," ujarnya, melanjutkan penjelasan.***

Saksikan Video Koordinator Bonek Mania Sebut Pihaknya Tidak Terlibat Insiden Kanjuruhan: Suporter Persebaya Tidak Datang Selengkapnya di bawah ini:


Atas