Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 10 kali
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanam jagung di Kelurahan Klamesen, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Senin, 4 Oktober 2021. Jokowi hadir untuk ikut melakukan penanaman jagung bersama para petani. Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun. Dalam tuhuh tahun terakhir, impor jagung anjlok menjadi 800 ribu ton saja per tahun. 

"Saya kagum," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini dalam acara peluncuran Gerakan Kemitraan Eksklusif untuk UMKM Naik Kelas di Gedung SMESCO, Jakarta, Senin, 3 Oktober 2022.

"Karena apa? Karena petani jagung ada yang mendampingi, petani jagung ada yang mengawal," kata dia. Walhasil, produksi jagung petani lokal ini naik. Lahan 1 hektare yang semula hanya menghasilkan 4 ton jagung, kini dapat meningkat dua kali lipat jadi 8 ton. 

Ongkos produksi pun hanya Rp 1.800 tiba Rp 1.900 per kilogram. "Waktu saya ke Dompu (NTB), harga jualnya Rp 3.800 per kilogram. Untung 100 persen," ucap kepala negara.

Untuk itulah, Jokowi tak mau model pembinaan ini hanya dilakukan pada jagung saja. Ia mau diterapkan ke seluruh upaya rakyat lain seperti padi, porang, dan singkong. Jokowi pun meminta perusahaan besar berperan mendampingi. "Itu tugas perusahaan besar," ujarnya.

Ia pun turut memberi peringatan ke perusahaan besar agar peduli pada upaya mini di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya adalah dengan kemitraan, agar kualitas bisnis dan produk dari upaya kecil.

Selanjutnya: "Jangan tiba ada perusahaan besar, pabrik tinggi, lingkungan miskin."

  • 1
  • 2
  • Selanjutnya





1 jam lalu

Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

Pendiri dan CEO perusahaan parfum HMNS itu mempunyai latar belakang pendidikan yang jauh berbeda dengan bisnisnya saat ini. Seperti apa profilnya?


1 jam lalu

Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

Presiden Jokowi memberi peringatan ke perusahaan besar agar peduli pada upaya mini di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya adalah dengan kemitraan


1 jam lalu

Tak Perlu ke Luar Negeri, Ganjar Ajak Warga Wisata ke Kampung Batik Kauman

Di Kampung Batik Kauman dapat ditemukan kurang lebih 1.000 desain batik mulai yang dari yang antik hingga modern.


2 jam lalu

Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

Jumlah pengguna dan volume transaksi salah satu sistem pembayaran non kontan QRIS lanjut meningkat hingga saat ini.


3 jam lalu

Pagi Ini, Mahfud MD Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Materi rakor soal tragedi Kanjuruhan adalah perbaikan bumi persepakbolaan dan meneliti kalau ada tindakan hukum, dan dugaan pelanggaran hukum


4 jam lalu

Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

Bahlil Lahadalia menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Jokowi ialah unsur yang sangat mempengaruhi investor menanamkan modal.


8 jam lalu

Menpora: Investigasi Tragedi Kanjuruhan Bakal Profesional, Terbuka dan Serius

Menpora Zainudin Amali mengatakan pemerintah bakal serius dalam melakukan penyelidikan Tragedi Kanjuruhan di Liga 1 usai laga Arema FC vs Persebaya.


13 jam lalu

Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

Platform data dan informasi neraca komoditas dibuat untuk mendorong penyederhanaan tata niaga.


15 jam lalu

Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

Penggunaan sistem transaksi digital di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di DKI Jakarta lanjut tumbuh dan kini telah mencapai 3,9 juta pedagang.


18 jam lalu

Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

Elektabilitas PDIP tertinggi setelah kenaikan harga BBM karena approval rating terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi mulai pulih.


Saksikan Video Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi Selengkapnya di bawah ini:


Atas