Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

Sedang Trending 1 minggu yang lalu 15
Jumat, 23 September 2022 09:24 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah saat menyampaikan perkembangan terbaru sidang kode etik penanganan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Jakarta Selatan, 7 September 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Mabes Polri memberikan tanggapan mengenai dugaan jaringan perdagangan orang di luar negeri yang terhubung dengan Konsorsium 303 Ferdy Sambo.

Kepala Bagian Penerangan Umum atau Kabag Penum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Nurul Azizah menyatakan kepolisian tetap konsentrasi pada kasus utama merupakan pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Mantan Kadiv Propam itu.

"Fokus kasus utama," kata Nurul saat dihubungi Kamis 22 September 2022.

Nurul tak menjawab secara detil kenapa Mabes Polri tak menyelidiki adanya dugaan WNI di luar negeri yang terhubung dengan mafia judi ini. 

Sebelumnya, Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah menyatakan penduduk Indonesia yang menjadi korban perdagangan orang di Kamboja diduga ada yang terhubung dengan Konsorsium 303 Ferdy Sambo. Konsorsium tersebut menjadi sorotan setelah kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat terkuak. 

"Apakah mereka ada yang menjadi korban konsorsium 303 atau tidak, dugaannya ada. Jaringannya terhubung, termasuk konsorsium 303 yang ramai itu,” kata Anis dalam obrolan Darurat Perdagangan Orang di Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, pada Rabu, 21 September lalu.

Modus janji lowongan kerja lewat media sosial  

Anis menyatakan pihaknya menerima 183 pengaduan dari korban perdagangan orang sejak Mei hingga September 2022. Mereka disebut terjebak penipuan di beberapa daerah di Kamboja seperti di Sihanoukville, Chinatown, Bavet, Poipet, dan Phnom Penh. Tak hanya di Kamboja, para sindikat ini terhubung dengan jaringannya di Filipina, Laos, Medan, dan beberapa daerah di Indonesia.

Para korban, menurut Anis, terjebak dengan modus lowongan tenaga kerja di luar negeri yang dipasang di Facebook maupun media sosial lainnya. Setelah melamar, orang-orang itu kemudian diterbangkan ke negara tujuan. Sesampainya di sana, para korban dipaksa untuk menjadi operator judi online dan investasi bodong.

Khusus judi online, kata Anis, orang-orang Indonesia menjadi sasaran utama para sindikat itu karena pasar judi online tersebut masyarakat di Tanah Air. “Bos yang punya banyak uang itu terhubung dengan kekuasaan, militer, sindikat internasional,” ucapnya.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, selama 2022 ini terdapat ratusan penduduk Indonesia yang menjadi korban perdagangan orang. Rinciannya di Kamboja 422 orang, Filipina 97 orang, Myanmar 142 orang, Laos 35 orang, dan Thailand 21 orang. Menurut Anis, saat ini tetap ada korban yang belum dievakuasi dari negara yang menganut sistem monarki konstitusional tersebut.

Adapun Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanish membantah soal keberadaan konsorsium 303 yang disebut-sebut dipimpin oleh eks Kadiv Propam itu. Ia malah mempertanyakan sumber informasi tersebut. "Tanya mereka saja mas benar atau tidaknya. Karena sepengetahuan saya info tersebut tak benar," ujarnya pada 27 Agustus lalu.  


Baca: Soal Jet Pribadi, Brigjen Hendra Kurniawan Disebut Bisa Dijerat Soal Gratifikasi






1 jam lalu

Soal Jet Pribadi, Brigjen Hendra Kurniawan Disebut Bisa Dijerat Soal Gratifikasi

Polri disebut sudah mengetahui soal penggunaan jet pribadi oleh Brigjen Hendra Kurniawan saat menemui keluarga Brigadir J.


14 jam lalu

Kapolda Metro Tunjuk Pengganti 4 Pamen yang Terseret Kasus Ferdy Sambo

Kapolda Metro akhirnya mengisi empat jabatan lowong setelah pamennya ditahan dan dimutasi karena dinilai menghalangi pengusutan kasus Ferdy Sambo.


20 jam lalu

Sidang Kode Etik Terkait Kasus Brigadir J, AKP Idham Fadillah Divonis Demosi Selama 1 Tahun

AKP Idham Fadillah mendapatkan hukuman demosi selama 1 tahun karena terlibat dalam pelanggaran dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.


20 jam lalu

Soal Isu Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Masuk Materi Tim Khusus

Polri menyebut isu penggunaan jet pribadi oleh Brigjen Hendra Kurniawan saat ke rumah keluarga Brigadir J di Jambi kini masuk materi di tim khusus.


20 jam lalu

Siang Ini Iptu Hardista Jalani Sidang Etik Dugaan Tak Profesional di Kasus Brigadir J

Mantan personil Divpropam Polri Iptu Hardista Pramana Tampubolon hari ini jalani sidang etik dugaan ketidakprofesionalan dalam perkara Brigadir J.


21 jam lalu

Ogah Damai dengan Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E: Ini Orang Memalukan

Rony Talapessy, pengacara Bharada E dalam kasus pembunuhan berencana BrigadirJ, ogah berdamai dengan Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin.


22 jam lalu

Soal Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan Disebut Bisa Jadi Pintu Masuk Polri Usut Perkara Lain

Masalah pesawat jet yang ditumpangi Brigjen Hendra Kurniawan disebut dapat menjadi pintu untuk mengusut perkara lain.


23 jam lalu

Konsorsium 303 Ferdy Sambo Disebut Terkait dengan Jaringan Perdagangan Orang

Konsorsium 303 Ferdy Sambo disebut juga terlibat dalam jaringan perdagangan orang. Korbannya mencapai ratusan orang.


1 hari lalu

Profil Robert Priantono Bonosusatya yang Disebut Meminjamkan Jet Pribadi ke Brigjen Hendra Kurniawan

Robert Priantono Bonosusatya bukan nama baru di kalangan petinggi Polri. Namanya disebut dalam kasus rekening gendut Budi Gunawan dan proyek Korlantas


1 hari lalu

Soal Private Jet Brigjen Hendra Kurniawan, Ombudsman Akan Klarifikasi ke Irwasum Polri

Ombudsman menyatakan penggunaan jet pribadi oleh Brigjen Hendra Kurniawan tak wajar.


Saksikan Video Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri Selengkapnya di bawah ini: